Viral! Ibu di Pangandaran Cari Keadilan, Klaim Anaknya Dijebak Kasus Obat Terlarang
Dalam video yang beredar luas, sang ibu meminta bantuan kepada Dedi Mulyadi dan Hotman Paris Hutapea agar kasus tersebut mendapat perhatian dan penanganan yang adil.
Cerita Keluarga: Penangkapan Dinilai Janggal
Keluarga menyebut penangkapan terhadap BAS (18) terjadi secara tiba-tiba saat petugas mendatangi rumah mereka di wilayah Pangandaran.
Menurut ayah korban, aparat langsung melakukan penggeledahan tanpa memberikan penjelasan yang memadai. Bahkan, ia mengaku tidak diperlihatkan dokumen resmi saat proses berlangsung.
Hal inilah yang kemudian memicu kecurigaan keluarga terhadap prosedur penangkapan yang dilakukan.
Dugaan Tekanan dan Pengakuan yang Dipertanyakan
Tidak hanya soal prosedur, keluarga juga mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap BAS agar mengakui barang yang disebut sebagai barang bukti.
Ayah korban menyatakan bahwa anaknya sempat diarahkan untuk memegang barang tertentu, yang kemudian dikaitkan dengan kasus tersebut.
Saat dijenguk, kondisi BAS disebut mengalami luka lebam, yang memperkuat dugaan adanya tindakan kekerasan selama proses penangkapan.
Polisi Beberkan Temuan Obat Terlarang
Di sisi lain, pihak kepolisian menyatakan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat ilegal.
Petugas mengamankan ratusan butir obat jenis Hexymer dan Double Y yang diduga akan diedarkan. Dari hasil pemeriksaan awal, terduga disebut mengakui rencana tersebut.
Publik Soroti Kasus, Proses Hukum Berjalan
Kasus ini kini menjadi perhatian luas publik, terutama terkait dugaan pelanggaran prosedur oleh aparat.
Hingga saat ini, BAS masih menjalani proses hukum di Polres Pangandaran, sementara keluarga berharap ada keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus tersebut.

Posting Komentar untuk "Viral! Ibu di Pangandaran Cari Keadilan, Klaim Anaknya Dijebak Kasus Obat Terlarang"
Komentari postingan ini ?